Cilegon – Arus lalu lintas penyeberangan di Selat Sunda pada H+4 periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) terpantau mengalami dinamika yang menarik. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merilis data terbaru pergerakan penumpang dan kendaraan pada Minggu (29/12/2025).
Secara umum, terjadi penurunan volume penumpang harian dibandingkan tahun lalu, namun pergerakan logistik dan angkutan umum dari arah Sumatera justru menunjukkan tren positif.
Berikut rangkuman data penyeberangan Merak-Bakauheni pada H+4 yang dihimpun IDN Times.
1. Arus dari Jawa ke Sumatera Melandai, Motor Turun Drastis
Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara), jumlah penumpang yang menyeberang ke Sumatera pada H+4 tercatat sebanyak 30.028 orang. Angka ini turun cukup signifikan sebesar 28,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan paling tajam terlihat pada kendaraan roda dua. Tercatat hanya ada 549 unit motor yang menyeberang, anjlok hingga 80,1 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 2.762 unit.
Kendaraan roda empat (pribadi) juga turun 18,6 persen menjadi 3.754 unit. Sementara itu, bus menjadi satu-satunya moda yang stabil dengan kenaikan tipis 0,3 persen (380 unit).
2. Arus Balik dari Sumatera: Truk dan Bus Meningkat
Pemandangan sedikit berbeda terlihat dari arah sebaliknya. Data Posko Bakauheni (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, BBJ Muara Pilu) mencatat 34.851 orang menyeberang ke Jawa pada H+4. Meski jumlah manusianya turun 8,1 persen dibanding tahun lalu, arus kendaraan besar justru naik.
Tercatat, truk logistik yang menyeberang ke Jawa naik 11,3 persen menjadi 3.278 unit. Begitu juga dengan bus angkutan umum yang naik 17 persen menjadi 400 unit.
Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan logistik dan arus balik menggunakan transportasi umum dari Sumatera mulai menggeliat menjelang pergantian tahun.
3. Setengah Juta Orang Sudah Menyeberang Sejak H-10
Meski data harian pada H+4 menunjukkan penurunan, secara akumulatif (total) antusiasme masyarakat pada libur akhir tahun ini tetap tinggi.
Jika dihitung sejak H-10 hingga H+4:
- Dari Jawa ke Sumatera: Total penumpang mencapai 551.661 orang, naik 3,3 persen dibanding tahun lalu.
- Dari Sumatera ke Jawa: Total penumpang mencapai 496.631 orang, naik 1,6 persen dibanding tahun lalu.
Data ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat di lintas penyeberangan tersibuk di Indonesia ini masih sangat tinggi, meski pola perjalanannya sedikit bergeser dibanding tahun sebelumnya.